Jenis Film : Drama/comedy Produser : Dedy Abdurachman, Erwin Arnada Produksi : Mnc Pictures and Winmark Pictures
Pemain : Jamie Adytia, Luna Maya, Aura Kasih, Mario Maulana, Jose Rizal Manua, Restu Sinaga Sutradara : Awi Suryadi Penulis : Salman Aristo, Hendrawan Wahyudianto
Asmara
(Jamie Aditya) adalah pria yang paling beruntung. Ia menikah dengan
Diana Wulandari (Luna Maya) yang selain cantik,juga merupakan anak
tunggal seorang pengusaha travel kaya di Jakarta. Ia diserahi
perusahaan oleh mertuanya. Warisan pun terbentang di depan mata.
Kesialannya hanya satu: ia mempunyai masalah dengan kesetiaan. Asmara
yang memang dasarnya pria supel dan baik, mudah menarik hati wanita.
Hingga kali ia bertemu dengan Diana Dwiyana (Aura Kasih) yang seksi dan
mempesona. Setelah berkencan berkali kali, Diana Dwiyana mengaku hamil.
Ia meminta Asmara bertanggung jawab. Ia ternyata adik seorang kolonel
yang tega berbuat kasar terhadap orang yang mengganggu keluarganya.
Ternyata Diana Wulandari juga hamil. Keluarganya menyambut suka cita.
Sebagai hadiah, Asmara dibuatkan perusahaan baru. Diana Dwiyana, tidak
sabar menunggu, Ia mengancam Asmara akan memberitahu istrinya bahwa
Asmara berselingkuh dengannya. Asmara yang panik dan takut segera
menyewa jasa Bakri, seorang pembunuh bayaran untuk meng’hilang’kan
Diana Dwiyana
Panik, Asmara kabur keluar kota dan menghilang.
Saat pelarian, ia bertemu dengan preman yang baru keluar dari penjara.
Ia mendapat pencerahan dari preman yang bilang padanya bahwa tempat
paling aman itu penjara. Tak seorangpun bisa menyentuh kita. Asmara pun
mendapat ide cemerlang, ia harus masuk penjara. Uniknya, Asmara justru
sering cari gara gara untuk bisa masuk penjara. Sampai semua sipir
bosan dan dendam padanya. Dasar cerdik, Asmara malah membuat bisnis
baru di dalam penjara. Ia pun menjadi napi favorit. Tapi sampai kapan
Asmara bahagia di dalam penjara?